Individu dan Kebudayaan serta Masyarakat dan Kebudayaan

Assalamualaikum wr.wb
Perkenalkan,
Nama: Destyara Zulfa Ramadhani
NIM: 20310410054
Ulasan ini dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Sosiologi pada prodi Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, Dosen pengampu Amin Nurohmah, S.Pd., M.Sc

A. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata budaya, sedangkan budaya adalah bentuk jamak dari kata budi-daya yang berarti cinta, karsa, dan rasa. Kata budaya sebenarnya berasal dari bahasa Sansekerta buddayah yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa Inggris, kata budaya berasal dari kata culture, dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata cultuur, dalam bahasa Latin, berasal dari kata colera.
Colera berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, mengembangkan tanah (bertani). Kemudian pengertian ini berkembang dalam arti culture, yaitu sebagai segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam.
B. Perwujudan Kebudayaan
Koentjaraningrat mengemukakan bahwa kebudayaan itu dibagi atau digolongkan dalam tiga wujud, yaitu:
1) Wujud sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma,
dan peraturan.
2) Wujud kebudayaan sebagai suatu komplek aktivitas serta tindakan berpola dari
manusia dalam masyarakat.
3) Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.
C. Budaya dan pemenuhan kebutuhan hidup manusia
Budaya berfungsi membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebutuhan hidup manusia terdiri atas kebutuhan biologis, kebutuhan social, dan
kebutuhan psikologis. Manusia mempunyai berbagai kebutuhan agar dapat
menyesuaikan diri dengan lingkungan. Selain itu, kebutuhan manusia muncul sebagai upaya manusia untuk memanfaatkan lingkungan. Kebutuhan manusia akan berbeda sesuai dengan tempat, waktu, situasi dan kondisi.
D. Manusia sebagai Pencipta dan Pengguna kebudayaan
Pada dasarnya manusia menciptakan kebudayaan adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena itu manusia disebut sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan, bahkan disadari atau tidak kadangkala manusia merusak kebudayaan yang telah diciptakannya itu.
Hasil Cipta dan karya manusia antara lain melahirkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama membantu mempermudah manusia serta dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya. Sehingga kebudayaan memiliki peran sebagai:
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompoknya.
2. Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuankemampuanlain.
3. Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia, termasuk memenuhi kebutuhan hidupnya..
4. Pembeda manusia dan binatang.
5. Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan berprilaku
didalam pergaulan.
6. Pengaturan agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak,
berbuat, menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain.
7. Sebagai modal dasar pembangunan.
E. Triangulasi: individu, masyarakat dan kebudayaan
Individu manusia merupakan satu kesatuan biologis yang perlu hidup berkawan. Perkawanan tersebut tidak lain adalah untuk menciptakan kebudayaan yang menghasilkan alat-alat material juga immaterial yang diperlukan dalam kehidupannya. Kebudayaan tersebut pada hakekatnya merupakan alat-alat yang digunakan oleh manusia untuk keberadaan dan kelangsungan hidupnya atau memenuhi kebutuhana hidupnya.
Terdapat hubungan timbal balik antara individu, masyarakat, dan kebudayaan yang mempengaruhi kehidupan manusia. Keterkaitan itu disebabkan apabila kita berbicara masalah manusia dengan kebudayaannya, demikian pula jika berbicara masalah kebudayaan persoalannya akan dihadapkan kepada masyarakat dan anggotanya, yaitu manusia yang terhimpun didalamnya maupun interaksi antara kelompok masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain.
Manusia sebagai suatu organ hidup mempunyai kemampuan dan tidak tergantung
kepada orang lain dalam pemikiran, perasaan dan tindakannya akan tetapi kemampuan dan ketidak tergantungannya itu sesungguhnya juga terbatas oleh karena
semua kemampuannya itu dimodifikasikan melalui hubungan dengan masyarakat dan
kebudayaan dan didalam hubungan itu individu bertambah maju.
Hubungan yang menunjukan keeratan antara individu , masyarakat dan kebudayaan ,
adalah masyarakat adalah sekumpulan individu, dimana tidak ada masyarakat yang
tidak mempunyai kebudayaan dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat
sebagai wadah pendukungnya. 

Sumber dari Rowland Bismark Fernando Pasaribu, Manusia dan Kebudayaan, Ilmu Budaya Dasar.